Menu

Web Programming

"Tutorial dan artikel tentang pemrograman web"

Blog

"Tutorial dan artikel tentang blogging"

Elektronika

"Tutorial dan artikel tentang kelistrikan"

Pemrograman

"Tutorial dan artikel tentang pemrograman komputer"

Lain-lain

"artikel lainnya...."

Senin, 23 November 2015

Belajar Pemrograman C++ chapter 1 (Komentar, Identifier)



Dalam postingan kali ini saya akan membahas mengenai elemen-elemen dasar dalam pemrograman C++, seperti komentar dan identifier (pengenal). Berikut penjelasannya.

KOMENTAR

Komentar adalah bagian dari sintaks yang berguna untuk memberikan penjelasan suatu program agar mudah dimengerti. Pada saat proses kompilasi suatu program, komentar akan dilewatkan dan tidak akan dibaca . Dalam C++ ada 2 jenis sintaks komentar yang dapat dipakai, yaitu :
  1. Dengan tanda //Sintaks jenis ini digunakan untuk komentar satu baris saja, dan apabila kita membuat sintaks dibawah komentar ini akan dianggap sebagai program yang akan dikompilasi.
    Contoh : //Ini komentar
  2. Dengan tanda /*...*/ Sintaks ini digunakan untuk untuk komentar satu baris ataupun lebih dari satu barisasalkan berada dalam tanda.
    Contoh : /*ini komentar*/

IDENTIFIER

Identifier adalah suatu pengenal yang digunakan untuk menampung nilai pada suatu program.
Contoh :
Char teks;
Int X;
Huruf yang berwarna merah diatas merupakan identifier. Untuk menyimpan suatu nilai pada identifier digunakan sintaks cin dengan operator >>, sedangkan untuk menampilkan nilai yang dimiliki suatu identifier digunakan sintaks cout dengan operator <<.
Berikut contoh programnya :
#include <iostream>
using namespace std;
char teks[20];
int x;
 int main (){
cout << “masukkan sebuah teks : ”;      //menampilkan teks
cin >> teks;                     // memasukkan nilai pada identifier
cout << “masukkan sebuah angka :”;    //menampilkan teks
cin >> x;                             //memasukkan nilai pada x
cout << teks << endl;         // menampilkan nilai yang telah diinput pada teks
cout << x;                    //menampilkan nilai yang telah diinput pada x

return 0;
}
Perhatian : ingat bahwa tanda // adalah sebuah komentar dan tidak akan ikut dibaca pada program.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan identifier:
  1. Perhatikan huruf kapital dan huruf kecil pada pembuatan identifier. C++ mertupakan bahasa pemrograman yang case sensitive artinya, huruf yang digunakan pada pembuatan identifier memiliki pengaruh, misal kita membuat identifier x (huruf kecil kemudian kita memanggil di cout adalah C (kapital), hal ini akan mengakibatkan kesalahan pada saat kompilasi program.
  2.         Pembuatan identifier tidak boleh berupa angka ataupun diawali dengan angka
    Contoh : int 2;     // ini salah
    int 3satu; // ini salah
  3. Tidak boleh pakai spasi. Contoh : int ini teks //salah karena ada spasi
  4. Tidak boleh berupa simbol (@, #, $, %, ^, &, dll). Contoh : char @satu; // ini salah
  5.  Tidak boleh memakai kata kunci yang ada pada C++ . Contoh : Int return; // ini salah

KONSTANTA

Konstanta merupakan identifier yang bersifat konstanatau tetap. Konstanta digunakan pada saat kita ingin membuat nilai identifier yang telah ditentukan. Misalnya untuk phi (3.14), kecepatan cahaya, gravitasi, dll. Terdapat 2 cara untuk membuat konstanta.
1. Dengan prepoccessor directive #define 
     Contoh :  #define phi 50;
2. Menggunakan kata kunci const
     Contoh:
#include <iostream>
using namespace std;

const int phi = 3;

int main(){
cout << “nilai phi adalah :”;
 cout << phi;

return 0;
}

VARIABEL

Variabel adalah identifier (pengenal) yang memiliki nilai yang dinamis, artinya nilai yang disimpan pada variabel dapat kita ubah sesuai dengan kebutuhan. Bentuk umum penulisan dari variabel dalam C++ adalah seperti ini:
Tipe_data nama_variabel;
Contoh :
char kelas;
Variabel juga penulisannya dapat disingkat, asalkan jenis tipe datanya sama, bentuk umum penulisannya sebagai berikut:
Tipe_data nama_variabel1, nama_variabel2;
Contoh:
int angka1,angka2;
Dan kita juga bias membuat variabel memiliki nilai, contohnya seperti:
int angka=100;

Variabel global

Variabel global adalah variabel yang dapat dikenali di seluruh bagian program kita, dalam membuat program C++ tentu kita selalu membuat fungsi utama yaitu main(). Agar suatu variabel dianggap sebagai variabel global kita hanya tinggal mendeklarasikan variabel sebelum fungsi utama.
Contoh :
#include <iostream>
using namespace std;

int x; //x adalah variabel global karena dideklarasikan sebelum main()

int main(){
x=5; //memberi nilai 5 pada variabel x
cout << "nilai x adalah " << x << endl; //menampilkan nilai x pada layar
return 0;
}
Hasilnya :





Variabel Lokal

Variabel local adalah variabel yang hanya dikenali oleh suatu fungsi saja dan tidak akan dikenali pada fungsi yang lain. Pendeklarasian variabel lokal dilakukan dengan cara menempatkannya di dalam suatu fungsi. Contoh pendeklarasian variabel lokal sebagai berikut:
#include <iostream>

using namespace std;

int main(){

int satu;   //mendeklarasikan satu sebagai variabel lokal
satu = 30;  //memberi nilai awal 30 pada variabel lokal satu

cout << "nilai lokal adalah " << satu << endl;

return 0;
}

Hasilnya :





Variabel Statis


Variabel statis adalah variabel yang nilai terakhirnya akan terus diingat/disimpan dalam memori komputer. Untuk pendeklarasiannya menggunakan kata kunci static. Seperti halnya variabel biasa, variabel statis dibagi menjadi 2 jenis yaitu variabel statis global dan variabel statis lokal. Bentuk umum pendeklarasiannya adalah sebagai berikut:
static tipe_data nama_variabel;
contoh:
static int X;

Contoh Program:
#include <iostream>

using namespace std;

//Membuat fungsi contoh
int contoh(){
 static int X = 0; //inialisasi awal nilai x
 X = X + 10;
 return X;
}

//Fungsi utama
int main(){
 int a, b, c;
 a = contoh();
 b = contoh();
 c = contoh();

 cout << "Menampilkan nilai x : " << a << endl;
 cout << "Menampilkan nilai y : " << b << endl;
 cout << "Menampilkan nilai z : " << c << endl;
return 0;
}

Hasilnya:








Variabel Register

Variabel jenis ini menyimpan nilainya di register CPU sehingga proses jalannya program menjadi lebih cepat dibandingkan dengan variabel biasa karena tidak dibutuhkan akses memori untuk mengubah atau mengisikan nilai pada variabel ini. Variabel register hanya boleh dideklarasikan sebagai variabel lokal dengan tipe data char, int, pointer saja. Pendeklarasiannya menggunakan kata kunci register.
Contoh pendeklarasiannya:
register int x;

Sekian untuk postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Happy Nice day... : )



Senin, 16 November 2015

Belajar HTML chapter 6 (Kode Warna)

Assalamualaikum wr wb.
Melanjutkan postingan sebelumnya tentang html warna, warna dapat diterapkan pada html dengan bilangan Hex nama atau kode RGB nya berikut contoh-contoh warna.
sekian dan terima kasih

Belajar HTML chapter 5 (HTML Form, Iframe, Color)

Assalamualaikum wr wb.
pada postingan learn html part 5 ini saya akan memberikan beberapa informasi mengenai html forms, iframe, dan color.
HTML FORMS DAN INPUT
Html forms digunakan untuk memilih jenis yang berbeda dari masukkan pengguna.html forms digunakan untuk menyeberangkan data ke server, tag nya adalah <form> dan </form>.tag ini didalamnya dapat mengandung elemen masukkan , yaitu:
Text  Fields :
<input type=”text” />
mendefinisikan sebuah baris wilayah masukkan dimana pengguna dapat memasukkan teks.Contohnya :
<form>
First name: <input type=”text” name=”firstname”>
</form>
hasilnya kode diatas adalah :
Password Fields:
<input type=”password” />
mendefinisikan  wilayah masukkan berupa password.Contohnya :
<form>
Password: <input type=”password” name=”pwd”>
</form>
hasilnya adalah :
Radio Buttons :
<input type=”radio”/>
memperbolehkan pengguna untuk memilih salah satu pilihan dari beberapa pilihan.Contoh :
<form>
<input type=”radio” name=”sex” value=”male”>Male<br>
<input type=”radio” name=”sex” value=”female”>Female
</form>
hasilnya adalah :
Checkboxes :
<input type=”checkbox”/>
memperbolehkan pengguna memilih beberapa pilihan.Contohnya :
<form>
<input type=”checkbox” name=”vehicle” value=”Bike”>I have a bike<br>
<input type=”checkbox” name=”vehicle” value=”Car”>I have a car
</form>
Submit Buttons :
<input type=”submit”/>
Digunakan untuk mengirim data ke server.Contohnya :
<form name=”input” action=”html_form_action.asp” method=”get”>
Username: <input type=”text” name=”user”>
<input type=”submit” value=”Submit”>
</form>
hasilnya adalah :
Text Area :
<textarea> </textarea>
digunakan untuk membuat area penulisan teks yang akan dikirimkan oleh pengguna.
HTML   iFRAMES
iframes digunakan untuk menampilkan halaman web didalam sebuah halaman web.sintaksnya adalah:
<iframe src=”url”></iframes>

HTML COLORS
html colors didefinisikan dengan notasi hexadesimal  (HEX) untuk kombinasi dari nilai merah, hijau, dan biru (RGB).notasi terendah yang dapat digunakan pada salah sebuah warna adalah 0 (dalam HEX: 00), dan nilai tertinggi adalah 255 (dalam HEX: FF).
Nilai HEX dispesifikasi sebagai 3 pasang dari dua digit angka, dimulai dengan tanda # (crash).
Contoh :
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<p style=”background-color:#FFFF00″>
Color set by using hex value
</p>
<p style=”background-color:rgb(255,255,0)”>
Color set by using rgb value
</p>
<p style=”background-color:yellow”>
Color set by using color name
</p>
</body>
</html>

hasilnya adalah :
Sekian dan terima kasih, dan jangan lupa komentarnya.
Wassalamualaikum wr wb
sumber :w3shools.com

Belajar HTML chapter 4 (List, Blok, Layout)

Assalamualaikum wr.wb
kali ini saya akan menjelaskan beberapa Kode html untuk membuat list, blok, dan layout.
HTML-List
Tag HTML List
TagDeskripsi
<ol>Mendefinisikan ordered list
<ul>Mendefinisikan daftar unordered
<li>Mendefinisikan item daftar
<dl>Mendefinisikan sebuah daftar definisi
<dt>Mendefinisikan item dalam daftar definisi
<dd>Mendefinisikan deskripsi dari item dalam daftar definisi
Contoh unordered list :
<ul>
<li>Coffee</li>
<li>Milk</li>
</ul>
browser akan menampilkannya :
  • Coffee
  • Milk
Contoh ordered list :
<ol>
<li>Coffee</li>
<li>Milk</li>
</ol>
Browser akan menampilkannya:
  1. Coffee
  2. Milk
Contoh definition list :
<dl>
<dt>Coffee</dt>
<dd>- black hot drink</dd>
<dt>Milk</dt>
<dd>- white cold drink</dd>
</dl>
Tampilan pada browser :
Coffee
– black hot drink
Milk
– white cold drink

TAG HTML LIST

TAGDESKRIPSI
<ol>untuk ordered list
<ul>untuk unordered list
<li>untuk item list
<dl>untuk definition list
<dt>untuk item dari definition list
<dd>untuk sebuah item dalam definion list
HTML BLOCK
html <div> dan <span>
Elemen html dapan dikelompokkan bersama menggunakan <div> dan <span>, kebanyakan elemen html didefinisikan sebagai elemen block level dan elemen inline.Elemen block level umumnya diawali dan diakhiri dengan adanya baris baru, Contohnya :<p>,<h1>,<table>,<ul>.
Sedangkan elemen inline tidak ada garis baru, contohnya : <b>,<td>,<a>,<img>.
Elemen html <div>
<div> termasuk elemen block level yang digunakan untuk menampung kumpulan elemen lain.elemen ini digunakan untuk membuat layout yang menggantikan <table> sebagai cara lama untuk membuat layout, sekarang <table> tidak digunakan lagi untuk membuat layout dan hanya digunakan untuk menampilkan tabular data saja.
Elemen html <span>
elemen <span> merupakan sebuah elemen inline yang digunakan sebagai penampung untuk teks.
HTML LAYOUT
html layout – menggunakan elemen <div>
hasilnya adalah :

html layout – dengan menggunakan <table>
membuat layout dengan menggunakan<table> sudah tidak dibenarkan karena <table> sekarang hanya ditujukan untuk menampilkan sebuah tabular data.
contoh:
hasilnya adalah :
TAG HTML LAYOUT
TAG
DESKRIPSI
<table>
mendeskripsikan sebuah tabel
<div>
mendeskripsikan bagian dalam dokumen
sekian untuk materi kali ini, semoga bermanfaat !!!
Wassalamualaikum wr wb
Sumber :w3schools.com

Belajar HTML chapter 3 (Gambar, Tabel, Pengenalan CSS)

masih melanjutkan pada postingan sebelumnya, pada kesempatan kali ini saya akan memperkenalkan tag-tag html untuk gambar, tabel dan sedikit perkenalan tentang css. Daripada banyak basa basi kita langsung saja.
HTML style- CSS
CSS atau cascading style sheet digunakan untuk memperindah web dan digunakan untuk HTML style.
contoh :
maka hasilnya :
CSS dapat ditambahkan pada HTML dengan cara :
  • Inline : menggunakan atribut style pada html
  • Internal : menggunakan elemen <style> pada bagian <head>
  • eksternal : dengan membuat file css terpisah dari file html
Penggunaan css dengan cara inline  :
untuk mengunakan cara ini tinggal menyisipkan kode css di bagian atribut,misal :
<p style=”color:blue;margin-left:20px;”>Ini adalah paragraf</p>
contoh :
hasilnya :
Penggunaan  css dengan cara internal  :
cara ini menyisipkan css di bagian head,misal :
<head>
<style type=”text/css”>
body {background-color:yellow;}
p {color:blue;}
</style>
</head>
Penggunaan css dengan cara  eksternal :
cara ini harus menggunakan atribut <link> yang berada di bagian <head> untuk memanggil file css yang telah dibuat, misal :
<head>
<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”mystyle.css”>
</head>

Tag HTML Style

TagDeskripsi
<style>mendeskripsikan informasi style dari dokumen
<link>Mendeskripsikan hubungan antara dokumen dengan file eksternal
HTML GAMBAR
Tag HTML Gambar
TagDeskripsi
<img>Mendeskripsikan gambar
<map>Mndeskripsikan gambar berupa peta
<area>Mendeskripsikan daerah yang dapat di klik pada peta
Penggunaan atribut pada HTML gambar :
scr : berfungsi untuk memanggil gambar yang ingin ditampilkan
<img scr=”sopyan.blog.upi.edu”> atau
<img scr=”sopyan.jpg”>
alt : Untuk memberi nama pada gambar yang apabila gambar tidak muncul
maka nama yang akan muncul
<img src=”sopyan.gif” alt=”sopyan”>
widht dan height : untuk merubah ukuran gambar.
<img src=”pulpit.jpg” alt=”Pulpit rock” width=”304″ height=”228″>
HTML TABEL
Tag HTML Tabel :
TagDescription
<table>Mendeskripsikan sebuah tabel
<th>Mendeskripsikan header tabel
<tr>mendeskripsikan baris sebuah tabel
<td>mendeskripsikan kolom pada tabel
<caption>mendeskripsikan judul tabel
<colgroup>Mendefinisikan sekelompok kolom dalam sebuah tabel, untuk memformat
<col>Tentukan nilai atribut untuk satu atau lebih kolom dalam sebuah tabel
<thead>Grup isi header dalam sebuah tabel
<tbody>Grup isi tubuh dalam tabel
<tfoot>Grup isi footer dalam sebuah tabel
contoh tabel :
hasilnya :
sekian dulu untuk postingan kali ini. wasalamualaikum wr wb.
Sumber :http://w3schools.com

Belajar HTML chapter 2 (Teks, Link, Head)

Pada postingan kali ini saya akan men-share mengenai beberapa tag html unk merubah teks, membuat links, dan membuat head.
Merubah tampilan huruf :
TAGDESKRIPSI
<b>Menebalkan huruf
<big>Huruf besar
<em>Mirip dengan <i> hanya saja lebih ditekankan browser
<i>Huruf cetak miring
<small>Huruf kecil
<strong>Mirip dengan <b> hanya lebih dipentingkan btowser
<sub>Huruf cetak bawah
<sup>Huruf cetak atas
<ins>Member garis bawah pada huruf
<del>Mencoret huruf
Jenis huruf komputer :
TAG
DESKRIPSI
<code>
Jenis huruf komputer
<kbd>
Jenis huruf keyboard
<samp>
Jenis huruf sampel komputer
<tt>
Jenis huruf teletype
<var>
Jenis huruf variable
<pre>
Jenis huruf pre format
Tag untuk kutipan dan definisi :

TAG
DESKRIPSI
<abbt>
Untuk singkatan
<acronym>
Untuk akronim
<address>
Untuk alamat
<bdo>
Merubah arah teks
<blockquote>
Untuk kutipan panjang
<q>
Untuk kutipan pendek
<cite>
Untuk judul karya
<dfn>
Untuk istilah definisi
HTML hyperlinks
Hyperlinks atau links adalah kata, tulisan, atau gambar yang apabila di klik akan pindah ke dokumen yang lain, dalam html link ini bisa menggunakan <a>
sintaks html link :
<a href=”url”>teks yang akan dibuat link </a>
contoh :
<a href=”http://filesop.blogspot.com”>sopfle</a>
 Atribut target
atribut target akan membuat link yang kita buat lebih terspesifikasi.Contoh dibawah ini akan membuat link yang kita buat apabila di klik akan membuka jendela baru :
<a href=”http://filesop.blogspot.com” target=”_blank”>filesop</a>
Atribut name
name digunakan untuk menandai sebuah huruf, tulisan atau gambat. name ini bisa digunakan untuk daftar isi, dan harus berpasangan :
contoh
<a name=”bab 1″> biografi <a>
kemudian buat link biografi di dokumen yang sama
<a href=”#bab 1″> kunjungi biografi </a>
HTML <head>
<head> digunakan untuk membuat header. <head> bisa ditambahkan <title>, <base>, <link>, <meta>, <script> dan <style>.
TAG
DESKRIPSI
<head>
Untuk header
<title>
Untuk judul dokumen
<base>
Untuk alamat default pada semua link
<link>
Untuk menghubungkan dokumen secara eksternal
<meta>
Untuk meta data tentang  dokumen html
<script>
Untuk skrip sisi klien
<style>
Untuk informasi style pada dokumen
contoh :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>judul dokumen </title>
</head>
<body>
isi dokumen
</body>
</html>
Sekian untuk pembahasan kali ini, semoga dapat bermanfaat…!!!
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html